RoJoe.com Business Site

Business Informations Tips. Menyajikan info tentang bisnis online, internet marketing, website, blogging, seo, dan lain sebagainya

Sunday 23rd April 2017

Apa Saja Ciri-ciri Website yang Tidak Disukai Pengunjung?

Apa Saja Ciri-ciri Website yang Tidak Disukai Pengunjung?
website

Memiliki sebuah website untuk bisnis online tanpa pengunjung adalah kesalahan yang fatal. Website yang disukai banyak orang adalah website dambaan para pemilik website. Tetapi website yang tidak disukai pengunjung biasanya ada sesuatu yang membuat pengunjung hanya datang sekali dan kabur tidak kembali lagi.

Apa saja ciri-ciri website yang tidak disukai pengunjung? Apa penyebabnya pengunjung hanya datang dan langsung pergi ke situs lain atau dalam bahasa internetnya bounce ratenya tinggi. Berikut ciri-ciri website yang tidak disukai pengunjung.

website

Apa Saja Ciri-ciri Website yang Tidak Disukai Pengunjung?

1. Iklan yang terlalu banyak dan menutupi are baca pengunjung.

Tidak dipungkiri para pemilik website dan para pebisnis onliny yang menggantungkan pendapatannya dari iklan biasanya terpasang iklan untuk menghasilkan uang. Tetapi menurut pengunjung iklan sangat mengganggu. Apalagi iklan pop up. Benar-benar menjengkelkan. Biasanya pengunjung yang mengunjungi website yang terlalu banyak iklannya akan merasa jengkel, bosan, jenuh dan malas untuk membaca tulisan yang ada di website. Jadi untuk mengurangi bounce rate usahakan penempatan iklan yang tidak terlalu banyak. Taruhlah iklan di tempat yang strategis. Dan jangan menutupi konten yang ada di website. Jika Website anda memiliki konten bagus, pengunjung tidak akan segan-segan akan mengklik iklan yang anda pasang di website.

2. Website loadingnya lambat.

Kecepatan loading sebuah website adalah faktor yang penting. Semakin cepat loading sebuah website maka semakin mudah para pengunjung untuk menelusuri halaman-halaman yang ada di website anda. Jika halaman website anda loadingnya lama dan berat, biasanya calon pembaca enggan untuk menunggu dan biasanya langsung menutup halaman website anda. Loading yang lama merupakan salah satu hal yang paling dibenci oleh para pengunjung. Jadi usahakan untuk menggunakan themes ringan, hosting yang kredibel, dan tidak terlalu banyak konten yang membuat loading lama seperti images atau gambar, video yang auto play dan lain-lain. Baca juga: Lakukan Ini Sebelum Lounching Website WordPress

3. Artikel yang di muat hasil copy paste dari web lain.

Buatlah konten dengan kata-kata sendiri. Atau bisa juga membaca dan menulis ulang artikel yang di dapat di website lain dengan bahasa sendiri. Copy paste artikel dari website lain memang gampang, dan tingal buka website lain, block klik kanan copy, lalu paste ke website anda lalu publish. Tetapi apakah ini disukai oleh pembaca? TIDAK!!!. Mungkin saja pembaca yang mencari artikel di Google sudah pernah membuka website yang sudah anda copy paste. Dan pembaca merasa “Wah ini hasil copas. Ngapain baca. sudah pernah saya baca kok”. Dan pembaca langsung menutup halaman website anda. Usahakan menulis dengan bahasa sendiri dan dengan kemampuan sendiri. Google juga sudah melakukan scanning untuk duplicat content. Jadi website yang memiliki duplikat content posisinya akan dibawah website yang memiliki konten asli. Jika tetap saja menggunakan artikel hasil copas lebih baik diisikan sumber link website tempat anda copas artikelnya.

4. Blog dengan tampilan yang tidak rapi dan acak-acakan.

Website dengan tampilan yang tidak rapi dan acak-acakan juga merupakan poin yang harus diperhatikan. Tampilan website yang tidak rapi dan acak-acakan terkesan buruk performanya dan pembaca sebelum mebaca website anda dan melihat tampilan website anda yang acak-acakan akan langsung illfill dan akan langsung menutup website anda. Jadi usakan tampilan website anda rapi dan mudah dibaca sehingga pengunjung betah untuk membaca dan mengunjungi halaman-halaman lain dari website anda.

5. Blog AGC atau Blog dengan Auto Generated Content

Website AGC atau auto generated Content biasanya berisi informasi yang yang tidak sesuai dengan apa yang dicari oleh pengunjung website. Biasanya pengunjung ingin mencari informasi diinternet dengan cepat dan akurat. Tetapi pengunjung yang terjebak di website AGC akan merasa bingung dan tidak menemukan informasi yang diinginkan. Karena biasanya website AGC hanya berisikan link-link dan berputar di sekitaran link-link tersebut dan tidak menyediakan kontent. Website AGC amat tidak disukai oleh pengunjung. Dan Google juga tidak menyukai website AGC ini. Biasanya yang ketahuan menggunakan website AGC akan langsung mendapatkan surat cerai dari google dan website anda akan langusng deindex dari mesin pencari google.

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply